Dari Bensin-Arsenik, Zat Berbahaya Ini Bisa Jadi Ada dalam Makananmu


Semakin hari kita diharuskan semakin aware dengan berbagai makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, ini karena di balik komposisi makanan tertentu, ternyata ada zat kimia yang sejatinya berbahaya bagi kesehatan manusia. Terlebih, jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, sering, atau berkelanjutan. Berikut adalah 5 zat berbahaya yang kemungkinan terkandung dalam makananmu.

1. Sodium bisulfit dalam Keripik Kentang Kemasan

Makanan ini adalah favorit banyak orang. Tidak semuanya, namun beberapa produsen menambahkan zat kimia Sodium bisulfit dalam keripik kentang kemasan mereka. Ini adalah bahan pengawet supaya keripik kentang bisa bertahan lama hingga beberapa tahun lamanya. Zat ini nyatanya menjadi komposisi dalam beberapa produk pembersih. Namun, produsen produk pembersih mencantumkannya dengan kode E222. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan ini bisa berdampak tak baik untuk kesehatan.

2. Aditif Bensin dalam Sereal

Sereal biasanya ditambah dengan bahan Butylated hydroxytoluene (BHT) yang adalah varian pengawet makanan yang mampu membuat warna, rasa, dan aroma pada sebuah produk bertahan lebih lama, bahkan hingga tahunan lamanya. Zat ini ternyata digunakan oleh beberapa perusahaan minyak komersil sebagai zat aditif. Zat ini ditulis dengan kode AO-29, yang terkandung di dalam cairan hidraulik, minyak turbin, bensin dan bahan bakar jet.

3. Gliserin dalam Saus Es Krim Sundae

Kamu pasti pernah mengonsumsi es krim sundae coklat dalam menu mereka. Saus ini ternyata mengandung komposisi gliserin di dalamnya. Gliserin digunakan untuk mengentalkan beberapa makanan cair yang memang sengaja dikentalkan, seperti saus coklat pada es krim sundae. Zat ini ditemukan pada sabun mandi atau cairan untuk mengawetkan mayat.

4. Zat Pemicu Kanker dalam Pewarna Merah Makanan

Makanan yang berwarna merah tentu terlihat menarik. Nah, zat pewarna makanan merah dikenal dengan erythrosine atau kode Red No.3. Zat ini diizinkan untuk digunakan sebagai pewarna makanan oleh Amerika Serikat, namun ternyata BPOM Amerika Serikat justru melarang penggunaan Erythrosine dalam produk kosmetik. Zat ini ternyata mampu menimbulkan kanker pada tikus laboratorium.

5. Arsenik dalam Jus Buah Kemasan

Zat arsenik adalah zat kimia yang kerap digunakan sebagai insektisida oleh para petani buah untuk mencegah hama serangga merusak buah-buahan mereka. Arsenik ini ternyata bisa bertahan lama dan sulit hilang, bahkan hingga buah tersebut sudah diproses menjadi minuman kemasan. Riset di Amerika Serikat membuktikan bahwa sekitar 10 persen jus kemasan yang dijual di AS mengandung arsenik dengan kadar yang cukup mengkhawatirkan jika dikonsumsi terlalu banyak. Dalam kadar yang cukup, arsenik bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh manusia, bahkan, kematian.

Kamu harus selalu selektif dalam memilih makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuhmu ya.

Dan ingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dari Bensin-Arsenik, Zat Berbahaya Ini Bisa Jadi Ada dalam Makananmu"

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Baik :)