Kenali Bahaya Rokok Elektrik dan Dampaknya Untuk Kesehatan

Bahaya Rokok Elektrik Untuk Kesehatan ~ Munculnya rokok elektrik atau vape membuat penasaran sebagian orang awam ataupun yang sudah meninggalkan kebiasaan merokok tembakau, karena produk tersebut memiliki sensasi keamanan tersendiri untuk membuat penikmatnya terhindar dari tembakau yang menurut para ahli berbahaya. Masyarakat indonesia sendiri langsung merespon saat produk ini sudah masuk di pasaran, dan menggunakanya tanpa memikiran dampak negatif dari rokok elektrik tersebut. Mungkin mereka berfikir bahwa rokok elektrikk tidak menimbulkan dampak negatif yang dapat merusak tubuh.

Rokok elektrik atau vape sebenarnya diciptakan untuk memberikan alternatif bagi seseorang yang ingin tetap menghisap rokok tanpa menimbulkan dampak yang berbahaya. Namun sebaliknya, di dalamnya memiliki kandungan berbahaya seperti nikotin, formalin, asetaldehida, dan karsinogen. Bahkan menurut para ahli di jepang tingkat level karsinogen yang terdapat pada vape lebih berbahaya 10x lipat dibandingkan rokok tembakau biasa. langsung saja bacalah bahaya rokok elektrik dan dampaaknya untuk kesehatan.

Bahaya Rokok Elektrik Untuk Kesehatan
Rokok Elektrik

A. Pendapat yang diberikan untuk rokok elektrik 

1. World Health Organization (WHO)

Badan instansi internasional atau dikenal dengan WHO memberikan arahan atau merekomendasikan untuk tidak menghisap rokok elektrik ini di ruangan tertutup, karena secara tidak terlihat sebenarnya mengeluarkan uap mengandung zat yang berbahaya bagi perokok untuk kesehatannya.

2. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)

BPOM juga mengeluarkan sebuah pernyataan untuk memperingatkan masyarakat indonesia agar menghindari rokok elektrik, karena zat yang terkandung di dalamnya belum bisa dibuktikan keamanannya. Alat ini mengandung zat pelarut berbahaya seperti propilen glikol, dieter glikol, dan gliserin. Jika bahan-bahan tersebut dipanaskan akan memunculkan nitrosamine (senyawa yang dapat memicu terjadinya kanker).

3. Food And Drug Administration (FDA) Amerika

FDA menyimpulkan data dari 18 penelitian bahwa nikotin cair sintesis yang terdapat pada rokok elektrik ternyata mampu membuat paru-paru terserang iritasi. Pada saat alat ini dihisap, cairan tersebut akan berubah menjadi carbonyl yang dapat memicu munculnya kanker.


B. Dampak Negatif Rokok Elektrik

1. Merusak Paru-Paru

Seperti yang sudah admin sebutkan diatas, FDA telah menyimpulkan bahwa nikotin cair sintesis yang terdapat di dalam vape dapat menyebabkan iritasii paru-paru. Uap yang dihasilkan rukok lektrik mempunyai kandungan senyawa yang secara tidak langsung dapat merusak tubuh, terutama paru-paru.

2. Gangguan Pernapasan

Jika di rokok tembakau memang sudah terbukti karena asapnya yang tebal dapat mengganggu pernapasan. Nah ini, uapnya sedikit koq bisa ya ? Ternyata di dalamnya terdapat kandungan zat dietilen glikol. Senyawa ini adalah suatu zat anti beku, yang bisa menjadikan nikotin cair di dalamnya tetap cair dan tidak beku.

Efek yang dihasilkan senyawa ini, mampu membuat pecandunya mengalami gangguan kesehatan terutama pada pernapasan. Jika anda termasuk orang yang sering menggunakanya maka mulai dari sekarang biasakanlah berhenti, karena zat ini sudah di tetapkan sebagai racun yang dapat merusak tubuh.

3. Dampak Buruk Bagi Otak

Bagi orang yang sudah menjadi pecandu dan sering menggunakanya secara terus-menerus maka dampak buruk yang akan dihasilkanya yaitu kerusakan pada otak. Kandungan zat atau senyawa tetramethylpyrazine. Senyawa inilah yang dapat memicu terjadinya kerusakan pada otak.

4. Pembagian Menjadi Oksigen Terbatas

Karbon monoksida dapat membatasi pembagian oksigen yang seharusnya di salurkan ke seluruh tubuh melewati pembuluh darah. Jika pembagian oksigen ke seluruh tubuh tidak efektif, maka akan muncul berbagai efek negatif pada tubuh.

5. Meledaknya Rokok Elektrik

Peristiwa ini sudah menjadi fakta dan terbukti. Saat itu ada seseorang yang sedang menikmati hisap rokok elektrik, secara tiba-tiba rokok elektrik yang sedang dihisapnya meledak, dan pria ini kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit.

Mengapa bisa meledak ? Karena vape ini memiliki kapasitas daya atau baterai dari arus listrik. Intinya walaupun daya listrik yang dihasilkan dari sebuah benda sangatlah kecil, tetapi bukan tidak mungkin akan menghasilkan suatu ledakan.

6. Kadar Nikotin Belum Diketahui

Kadar nikotin yang terkandung di dalam rokok elektrik masih belum jelas ukurannya. Hal ini memungkinkan pemakainya tidak tahu seberapa banyaknya kadar nikotin yang dihisap dan masuk ke dalam tubuh.

7. Memicu Penyakit Pneumonia

Rokok elektrik dapat memicu kemunculan baakteri yang menyebabkan penyakit pneumonia. Mengandung nikotin sintesis, perasa, serta pewarna makanan yang dapat merusak tubuh.



Setelah anda membaca artikel bahaya rokok elektrik untuk kesehatan yang kami berikan, sebaiknya mulai dari sekarang hentikan kebiasaan menghisap rokok elektrik, atau rokok jenis lainya. Karena dapat menimbulkan berbagai penyakit dan merusak tubuh.





adsense

iniblogsehat