Beberapa Penyebab Kanker Serviks Yang Harus Diketahui Sejak Dini

Penyebab Kanker Serviks ~ Setiap tahunya, kanker serviks menginfeksi sekitar 500.000 wanita di seluruh dunia. Kanker serviks adalah hasil dari sebuah perubahan sel-sel yang normal menjadi tidak normal terdapat di dalam DNA , yang disebabkan oleh virus human papilloma (HPV). Berubahnya sel normal menjadi tidak normal ini dinamakan mutasi genetik. Munculnya mutasi genetik ini dapat mengubah intruksi yang mengontrol pertumbuhan sel menjadi tidak sehat. Jika sel-sel jahat ini terus berproduksi dan tidak dapat terkendali, maka akan menghasilkan benjolan dari sebuah jaringan yang disebut tumor.

Beberapa Penyebab Kanker Serviks Yang Harus Diketahui Sejak Dini
Beberapa Penyebab Kanker Serviks Yang Harus Diketahui Sejak Dini


Penyebab Kanker Serviks :

1. Infeksi Virus Human Papilloma (HPV) 

Menurut American Cancer Society lebih dari 99% kasus penyakit kanker serviks terjadi pada wanita yang sebelumnya sudah terinfeksi HPV. HPV sendiri adalah sekumpulan virus yang terdapat 100 jenis yang berbeda. 

Pada umumnya virus HPV menyebar saaat berhubungan seksual melalui kulit-kulit daerah kelamin, menggunakan sex toys, atau pertukaran antara cairan pada tubuh. Menurut para peneliti 1 dari 3 wanita akan terinfeksi virus HPV.

Beberapa jenis HPV tidak menimbulkan gejala yang serius dan dapat hilang tanpa pengobatan. Namum ada jenis dari HPV dapat menyebabkan kutil pada kelamin, tetapi jenis ini tidak ada hubungan dengan peningkatan resiko kanker serviks.

Ada perkiraan 15 jenis HPV yang dianggap beresiko tinggi untuk terkena kanker serviks. Dua jenis yang diketahui adalah HPV 16 dan HPV 18, dapat menyebabkan kanker serviks sekitar 7 dari 10 wanita di dunia. 

Jenis HPV yang beresiko sangat tinggi diduga mengandung bahan genetik yang bisa mengalir ke sel-sel leher rahim. Bahan ini dapat mengganggu sel yang bekerja dengan normal, yang akhirnya dapat memproduksi sel serviks tanpa dapat dikendalikan, dan akhirnya dapat menyebabkan tumor bertumbuh menjadi kanker. 

Kebanyakan jenis HPV yang menyerang tidak menimbulkan gejala apapun. Anda atau pasangan anda bisa terinfeksi virus ini selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun tanpa disadari. Untuk itu agar para wanita dapat mencegah terjadinya penularan virus ini, maka disarankan untuk menerima vaksin HPV.

2. Kondisi pra-kanker - Cervical intraepithelial neoplasia (CIN)

Kanker serviks pada umumnya memakan waktu yang bertahun-tahun untuk berkembang. Sebelum hal ini terjadi, sel-sel pada leher rahim akan sering menunjukan perubahan yang dapat dikenal sebagai cervical intraepithelial neoplasia (CIN). atau biasa disebut sel pra-kanker.

CIN sendiri adalah kondisi dimana sel-sel mengalami pertumbuhan yang tidak baik sebelum terjadinya kanker. Kondisi pra-kanker ini tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap kesehatan seseorang, akan tetapi seiring berjalanya waktu dapat berpotensi menyebabkan kanker secara tiba-tiba.


Perkembangan dari terserang infeksi HVC, untuk terinfeksi ke CIN atau prakanker, dan kemudian melangkah lebih maju ke kanker serviks sangat lambat, Biasanya terjadi dalam waktu 10 sampai 20 tahun yang akan datang.

Jika anda terinfeksi CIN, kemungkinan akan berkembang menjadi kanker serviks sangatlah kecil, namun sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis untuk mengambil langkah pencegahan.

3. Peningkatan Risiko 

Fakta membuktikan bahwa infeksi HPV sangatlah umum, tetapi wanita yang terserang kanker serviks rata-rata jarang menunjukan bahwa itu disebabkan oleh HPV.  Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi risiko wanita terkena kanker serviks :


  • Merokok ~ Risiko terinfeksi kanker serviks 2x lebih besar di dapatkan oleh wanita yang suka merokok. Ini mungkin disebabkan oleh bahan kimia berbahaya yang terdapat di dalam tembakau pada sel serviks.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah ~ Bisa jadi ini terjadi karena sering meminum obat-obat tertentu seperti imunosupresan. Obat jenis ini dikonsumsi untuk menghentikan proses penolakan sumbangan organ dari orang lain, atau akibat menderita HIV/AIDS.
  • Memiliki anak (Berlebihan anak yang anda miliki, risiko anda lebih besar)  ~ Ternyata wanita yang memiliki 2 anak 2 kali lebih berisiko dibandingkan dengan wanita yang tidak memiliki anak. Tetapi resiko yang satu ini masih belum jelas, satu teori menyebutkan bahwa perubahan hormonal yang terjadi pada saat kehamilan membuat leher rahim lebih rentan terinfeksi HPV.
  • Mengkonsumsi pil kontrasepsi lebih dari 5 tahun ~ Mengkonsumsi pil kontrasepsi secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko terserang kanker serviks. Meskipun hal ini masih belum jelas kepastianya.

4. Melalui Penyebaran

Apabila kanker serviks tidak segera terdiagnosis dan tidak diobati, maka secara perlahan akan menyebar dari leher rahim ke jaringan dan organ disekitarnya. Kanker dapat menyebar ke vagina serta otot-otot yang mendukung tulang pinggul. Atau bisa saja menyebar ke tubuh bagian atas. Ini dapat menghadang saluran yang berjalan dari ginjal ke kandung kemih anda (Ureter).

Kanker selanjutnya akan menyebar hingga kandung kemih, rektum (Bagian belakang), hati, dan tulang paru-paru. Sel kanker ternyata juga dapat menyebar melalui sistem limfatik anda. Sistem limfanik merupakan serangkaian kelenjar dan saluran yang menyebar ke seluruh tubuh anda. Proses ini mirip sekali dengan sistem sirkulasi darah.

Kelenjar getah bening dapat menghasilkan banyak sel khusus yang sangat dibutuhkan oleh sistem kekebalan pada tubuh. andaikan terinfeksi, kelenjar getah bening yang terdapat di dalam leher atau bisa saja dibawah ketiak dapat menjadi bengkak.

Dalam beberapa kasus kanker serviks dini, kelenjar getah bening yang dekat dengan leher rahim mengandung sel-sel kanker. Terdapat di dalam beberapa kasus kanker serviks stadium lanjut, kelenjar getah bening di dalam dada dan perut dapat terpengaruh kanker.






Sekian informasi penyebab kanker serviks yang dapat IniBlogSehat sampaikan. Semoga bermanfaat, terima kasih.





 
adsense

iniblogsehat